Minggu, 20 Januari 2013

PENGERTIAN DARI ORGAN ( ORGANISASI KEHIDUPAN )

Struktur Organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian serta posisi yang ada pada suatu organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan operasional untuk mencapai tujuan yang di harapakan dan di inginkan. Struktur Organisasi menggambarkan dengan jelas pemisahan kegiatan pekerjaan antara yang satu dengan yang lain dan bagaimana hubungan aktivitas dan fungsi dibatasi. Dalam struktur organisasi yang baik harus menjelaskan hubungan wewenang siapa melapor kepada siapa, jadi ada satu pertanggung jawaban apa yang akan di kerjakan. Mungkin kita tidak akan bisa hidup jika tidak ada sebuah organisasi Karena organisasi juga sebagai tampat kita berbagi duka dan senang dengan anggotanya mencari teman dan hal positif – positif lainnya . Jika organisasi itu negatif maka tinggalkan lah . Harus mencari organisasi – organisasi yang benar – benar positif dan sesuai dengan visi misi.

 Kemudian Robert Hooke menemukan sel yaitu ringa kecil-kecil yang tidak ada isinya. Schleiden dan Schwann mengadakan pengamatan sel tumbuhan dan hewan yang akhirnya menemukan teori sel. Lalu, Robert Brown mengadakan pengamatan benda-benda yang ada di dalam sel yang kemudian menemukan inti sel. Kemudian Felix Durjadin memperhatikan sel yang hidup dan menemukan cairan yang berada tepat ada di dalam sel yang dapat disebut dengan protoplasma. Pada akhirnya terbentuk kumpulan-kumpulan dari sel, jaringan, organ, system organ, dan organisme untuk mencapai tujuan yang sama yaitu membentuk suatu  kehidupan. Dalam system-sistem tersebut, tidak ada yang bekerja sendiri-sendiri. Tetapi mereka saling bekerja sama sehingga membentuk proses kehidupan dalam organisme. Di dalam organism terjadi susunan organisasi yang membentuk suatu organisme.
Ciri yang membedakan objek yang memiliki isyarat dan proses penopang diri (organisme hidup) dengan objek yang tidak memilikinya, baik karena fungsi-fungsi tersebut telah mati atau karena mereka tidak memiliki fungsi tersebut dan diklasifikasikan sebagai benda mati. Tubuh makhluk hidup terdiri atas berbagai macam organ. Masing-masing organ terdiri atas bagian-bagian yang lebih kecil lagi. Bagian terkecil dari suatu makhluk hidup disebut sel. Sel tubuh makhluk hidup yang bentuk dan fungsinya sama mengelompok membentuk suatu jaringan. Berbagai jaringan menjadi satu membentuk organ (alat tubuh). Selanjutnya beberapa jenis organ saling berhubungan dan menjalankan fungsi tertentu membentuk sistem organ. Akhirnya seluruh sistem organ bergabung membentuk suatu organisme berupa manusia, hewan, atau tumbuhan. Organisasi kehidupan pada makhluk hidup yang komplek dapat diurutkan dengan :

Organisme yang ada di permukaan bumi ini sangat beraneka ragam mulai dari organisme yang paling sederhana yaitu yang terdiri dari satu sel atau uniseluler, contohnya: Bakteri, Amoeba, Paramaecium, dan Euglene. Dan organism kompleks yang terdiri dari banyak sel atau multiseluler, contohnya: organisme yang dapat dilihat dengan mata biasa

SISTEM ORGANISASI KEHIDUPAN :

·            Molekul              = Atom-atom berikatan membentuk molekul. Struktur dan fungsi molekul menyusun komponen-komponen pembentuk sel.
·             Sel                     = Unit struktural dan fungsional terkecil dari mahluk hidup.
·            Jaringan  = Kumpulan dari beberapa sel yang mempunyai bentuk, susunan dan fungsi yang sama.
·            Organ                 = Kumpulan dari beberapa jaringan yang berbeda dan menjalankan fungsi yang sama.
·            Sistem organ      = Kumpulan dari beberapa organ yang berbeda dan menjalankan fungsi yang sama.
·            Individu             = Organisme tunggal yang tersusun oleh kumpulan sistem organ.
·            Populasi             = Terbentuk oleh kumpulan individu atau species yang sejenis yang menempati suatu habitat (tempat hidup suatu mahluk hidup) dan dalam waktu tertentu.
·            Komunitas          = Di bentuk oleh berbagai jenis (species) mahluk hidup yang saling berinteraksi dan menempati lingkungan dalam waktu yang sama.
·            Ekosistem           = Dibentuk oleh beberapa macam populasi yang berinteraksi dengan lingkungan tempat mereka hidup, atau interaksi (hubungan timbal balik) antara komponen biotik (mahluk hidup) dengan komponen abiotik (lingkungan).
                     Bioma             = Merupakan satuan daerah daratan yang luas yang dibentuk oleh ekosistem   
                     dalam skala besar yang terjadi karena adanya interaksi iklim dengan keaneragaman mahluk
                     hidup yang khas (yang dominan)

Organ merupakan bagian tubuh yang memiliki satu atau lebih fungsi tertentu. Penyusun organ adalah beberapa jenis jaringan yang terorganisir dan saling berkaitan satu dg lainnya. Contoh: usus halus, berfungsi mencerna dan menyerap sari-sari makanan. Struktur usus halus terdiri dari jaringan otot, jaringan epitel, jaringan ikat, dan jaringan saraf.

Organ hanya ditemukan pada organisme multiseluler. Organ merupakan struktur yang terbentuk dari beberapa jenis jaringan yang bekerja sama untuk menjalankan fungsi tertentu. Misalnya, jaringan saraf dan jaringan ikat menyusun organ otak dan bekerja sama untuk melaksanakan fungsi koordinasi. Jaringan epidermis, jaringan tiang, dan jaringan bunga karang menyusun organ daun dan bekerja sama untuk melaksanakan fungsi fotosintesis, transpirasi, serta pertukaran gas.

                Organ-organ yang melakukan fungsi dan tugas saling berkait disebut sebagai sistem organ. Sebagai contoh, sistem pernapasan terbentuk dari kerja sama organ hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan paru-paru untuk menjalankan fungsi respirasi.

                Contoh-contoh organ lainnya adalah organ jantung yang berperan untuk memompa darah; organ paru-paru untuk pertukaran oksigen dan karbon dioksida; organ telinga untuk mendengar; dan organ mata untuk melihat. Organ-organ pada tumbuhan, contohnya daun untuk pertukaran gas, bunga untuk perkembangbiakan, dan akar untuk menyerap air dan garam mineral


Macam-macam :
- Akar
Akar merupakan bagian bawah sumbu tumbuhan dan biasanya tumbuh di dalam tanah (namun ada pula yang di udara misalnya pada anggrek epifit), dengan arah tumbuh ke pusat bumi atau menuju ke air dan meninggalkan cahaya. Berbeda dengan batang, maka akar tidak berbuku, tidak beruas, dan tidak mendukung daun atau bagian-bagian lainnya. Akar tumbuh terus pada ujungnya, bentuknya sering kali meruncing dan warnanya biasanya keputihan atau kekuningan.
Akar dengan percabangan berfungsi untuk memperkuat berdirinya tumbuhan, menyerap air dan zat-zat makanan yang terlarut di dalam air tadi dari dalam tanah.
Bentuk dan struktur akar sangat beragam. Keanekaragaman akar ini bertalian dengan fungsinya, misalnya sebagai akar nafas, sebagai akar penyimpan cadangan makanan, sebagai akar pelekat, sebagai akar penghisab, sebagai akar penopang, dan sebagainya
- Batang
Batang merupakan bagian tubuh tumbuhan yang amat penting dan mengingat tempat serta kedudukan batang bagi tumbuhan, batang dapat disamakan dengan sumbu tubuh tumbuhan. Batang sebagian besar terletak di atas tanah.
Batang merupakan bagian sistem pucuk yang tumbuh di atas tanah. Sistem pucuk yang khas terdiri dari sebuah batang utama yang menyangga daun, batang, dan kadang-kadang bunga. Istilah pucuk di sini adalah istilah kolektif bagi batang dan perdaunan.
Batang selalu berujung pada kuncup yang tersusun atas sejumlah daun kecil yang mengelilingi dan menyelubungi bagian pusat kuncup itu dan yang disebut ujung batang. Batang pada umumnya berbentuk panjang, bulat seperti silinder atau dapat pula mempunyai bentuk lain. Pada tumbuhan berkeping biji dua, batang yang di bagian bawahnya lebih besar dan ke ujung makin mengecil, dan dapat mempunyai percabangan atau tidak. Tumbuhan berkeping biji tunggal sebaliknya mempunyai batang yang dari pangkal ujung boleh dikatakan tidak ada perbedaan besarnya dan hanya pada beberapa golongan saja yang pangkalnya tampak membesar tetapi selanjutnya ke atas sama, seperti terlihat pada bermacam-macam palma (palmae)
Berdasarkan panjang pendeknya batang dibedakan batang yang amat pendek dan batang yang panjang.Tumbuhan yang mempunyai batang sangat pendek, semua daun-daunnya seakan-akan keluar dari bagian atas akarnya dan tersusun sangat rapat satu sama lain merupakan suatu roset (misalnya seperti pada tanaman lobak atau sawi)

- Daun
Daun merupakan salah satu organ tumbuhan yang tumbuh dari batang, umumnya berwarna hijau dan terutama berfungsi sebagai penangkap energi dan cahaya matahari melalui fotosintesis. Daun merupakan organ terpenting bagi tumbuhan dalam melangsungkan hidupnya karena tumbuhan adalah organisme autotrof obligat, ia harus memasak kebutuhan energinya sendiri melalui konversi cahaya menjadi kimia.
Bentuk daun sangat beragam, namun biasanya berupa helaian, bisa tipis atau tebal. Gambaran-gambaran dimensi daun digunakan sebagai pembeda bagi bentuk-bentuk daun. Bentuk dasar daun membulat dengan variasi cuping menjadi atau menjadi elips memanjang. Bentuk  ekstremnya bisa meruncing panjang.
Daun juga bisa bermodifikasi menjadi duri (misalnya pada kaktus) dan berakibat daun kehilangan fungsinya sebagai organ fotosintetis. Daun tumbuhan sekulen/xerofit juga dapat mengalami peralihan fungsi menjadi organ penyimpan air.
Warna hijau pada daun berasal dari kandungan klorofil pada daun. Klorofil adalah semua pigmen yang berperan dalam menyeleksi panjang gelombang cahaya yang energinya diambil dalam fotosintetis. Sebenarnya daun juga memiliki pigmen lain, misalnya koroten (jingga), xantofil (kuning), antosianin (merah, biru, atau ungu tergantung derajat keasaman). Daun tua kehilangan klorofil sehingga warnanya berubah menjadi kuning atau merah (dapat dilihat pada daun yang gugur)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar